RESUME PKKMB UNIVERSITAS LAMPUNG DAY 1-2 FAPERTA DAY 3-4
Rangkaian PKKMB Universitas Lampung dan Fakultas Pertanian membantu mahasiswa baru menjadi mandiri, kritis, dan berintegritas di era Industri 5.0. Hari pertama berisi pembekalan Grow, Connect, Impact, etika AI, dan bela negara. Hari kedua berfokus pada adaptasi kampus, kemandirian belajar, dan pengenalan fasilitas. Hari ketiga dan keempat ditutup dengan materi etika akademik, SKS, K3, literasi digital, pencegahan plagiarisme, serta manajemen diri.

Rangkaian PKKMB Universitas Lampung dan Fakultas Pertanian membantu mahasiswa baru menjadi mandiri, kritis, dan berintegritas di era Industri 5.0. Hari pertama berisi pembekalan Grow, Connect, Impact, etika AI, dan bela negara. Hari kedua berfokus pada adaptasi kampus, kemandirian belajar, dan pengenalan fasilitas. Hari ketiga dan keempat ditutup dengan materi etika akademik, SKS, K3, literasi digital, pencegahan plagiarisme, serta manajemen diri.
Konten HTML
RESUME PKKMB - Universitas Lampung: (day 1 - day 4)
Gambar: Pimpinan Universitas Lampung
Day 1: PKKMB - Universitas Lampung (11 Agustus 2026)
MATERI 1: Dari Kampus untuk Lampung — Mahasiswa Berdampak bagi Daerah
Pemateri: Gubernur Lampung, Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M.
A. Esensi Kampus & Peran Mahasiswa:
Kampus adalah ruang untuk bertumbuh dan mempersiapkan diri, bukan sekadar mengejar gelar. Mahasiswa baru Unila yang berasal dari beragam latar belakang memiliki kesempatan sama untuk memberi dampak. Kuliah adalah bekal untuk kembali dan menjadi pembawa solusi bagi masyarakat.
B. Potensi Geografis & Demografi Lampung:
Lampung terletak di posisi strategis sebagai pintu masuk Pulau Sumatera dengan wilayah 3,3 juta ha daratan dan 1,6 juta ha lautan. Memiliki populasi 9,5 juta jiwa (68,13% usia produktif), Lampung telah memasuki fase bonus demografi sejak 2014 dengan rasio ketergantungan ~46. Jendela bonus demografi ini tergolong sempit sehingga membutuhkan perluasan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas agar modal ini berubah menjadi kesejahteraan nyata.
C. Kekuatan Sektor Pangan & Ruang Riset:
Lampung memegang peringkat top nasional pada komoditas pangan:
1. eringkat 1 Nasional: Singkong (7,52 juta ton / Rp10,16 T), Nanas (698.902 ton / Rp6,29 T), dan Lada (14.591 ton / Rp1,46 T).
2. eringkat 5 Besar: Jagung (#2), Kelapa Sawit (#2 CPO), Sapi Potong (#4), Kakao (#5), Kopi (#5), serta Padi (#6).
Tantangan:
Masalah pascapanen, teknologi budidaya, logistik, dan tata niaga menjadi ruang riset utama bagi mahasiswa Unila, didukung oleh kerja sama seperti program KKN Desaku Maju dan National Cassava Center.
D. Tiga Peran Utama Mahasiswa (Subjek Pembangunan):
1. Agent of Change: Menyalurkan ide kreatif, mengasah soft-skill di organisasi, serta beradaptasi dengan teknologi modern & AI.
2. Social Control: Berani, kritis, peka, dan bertanggung jawab terhadap keadilan sosial.
3. Iron Stock: Menyiapkan diri berilmu dan berakhlak demi menyongsong Indonesia Emas 2045 (Fase 1 2025–2029 fokus pada pelayanan dasar).
MATERI 2: Bela Negara Zaman Now
Pemateri: Pangdam XXI/Raden Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han)
Pergeseran Bentuk Ancaman:
Di era globalisasi, perang tidak lagi bersenjata fisik tetapi bergeser ke perang informasi. Sesuai UUD 1945 Pasal 27 ayat (3) dan UU No. 3 Tahun 2002 (Sistem Pertahanan Semesta), bela negara adalah hak sekaligus kewajiban seluruh warga negara. Musuh utama saat ini adalah disinformasi, serangan siber, dan radikalisasi daring.
Karakteristik Gen Z:
Mewakili 27% populasi Indonesia, Gen Z memiliki kekuatan (adaptif, fasih teknologi, kolaboratif) namun juga kerentanan (mudah terpapar hoaks, distraksi digital, radikalisasi).
Enam Ancaman Nyata & Perubahan Paradigma Bela Negara:
A. Ancaman mencakup: Hoaks/disinformasi (ramai disebar 6x lebih cepat dari fakta), cyber warfare, proxy war, manipulasi algoritma, pencurian data, dan ketergantungan teknologi asing.
B. Perubahan Modus: Dari senjata api ke keyboard/kode, dari perbatasan fisik ke keamanan siber, dan dari propaganda cetak ke counter-narrative digital.
Lima Komponen & Strategi Pengamalan Bela Negara:
A. Penerapan 5 Nilai: Cinta tanah air (banggai produk lokal), sadar berbangsa (demokrasi digital), setia pada Pancasila (lawan narasi negatif dengan argumen), rela berkorban (voluntarism digital), dan kemampuan awal (literasi siber).
B. 5 Strategi Implemetasi: Gamifikasi/simulasi krisis, literasi digital sebagai inti, pendekatan berbasis nilai (storytelling kebangsaan), integrasi dengan riset pembangunan daerah, serta program Digital Ambassador Pancasila.
MATERI 3: Smart, Safe, and Responsible di Era Digital
Pemateri: Wadirbinmas Polda Lampung, AKBP Abdul Rahman Napitupulu, S.Ag., S.H.
Prinsip Utama Bermedia Sosial:
Setiap mahasiswa wajib memegang tiga prinsip: Cerdas (menggunakan teknologi secara positif), Aman (terlindung dari kejahatan siber), dan Bertanggung Jawab (sadar akan konsekuensi hukum dari tindakan digital). Penerapannya dilakukan lewat saring sebelum sharing, memahami algoritma, serta membangun narasi positif.
Pencegahan Narkoba (Kampus BERSINAR):
- Sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman pidana penjara minimal 4 tahun hingga 12 tahun serta denda Rp800 juta hingga Rp8 miliar berlaku penuh bagi mahasiswa tanpa keringanan status pelajar.
- Gerakan Kampus BERSINAR (Bersih Narkoba) dibentuk untuk melindungi kesehatan fisik, mental, serta masa depan akademis mahasiswa.
Menghadapi Kejahatan Cyber & Keamanan Data:
- Tiga kejahatan paling rawan menjerat mahasiswa: Penipuan digital/phishing, judi online & pinjol ilegal, serta cyberbullying.
- Perlindungan data diri: Wajib menjaga NIK, nomor rekening, OTP, dan kredensial login. Gunakan kata sandi kuat serta autentikasi dua faktor (2FA).
Kedewasaan Berdemokrasi:
Mahasiswa harus menyampaikan aspirasi secara santun, berbasis fakta, dan menghindari aksi provokatif, vandalisme, atau perusakan fasilitas publik.
MATERI 4: Integritas Akademik dan AI Bertanggung Jawab
Pemateri: Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan T.I.K Universitas Lampung, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.
A. Tantangan & Peluang AI bagi Maba 2026:
AI telah menjadi bagian dari cara belajar dan bekerja. Tantangan utamanya adalah bagaimana memanfaatkan AI tanpa mengorbankan kejujuran akademik, nalar kritis, dan keamanan data. AI bekerja berdasarkan data dan pola, bukan kesadaran moral manusia ("Garbage In, Garbage Out").
B. Risiko Penggunaan AI & Tiga Kompas Etika:
- Empat Risiko: Black-box (proses tidak transparan), halusinasi (fakta/referensi palsu), bias data, dan krisis akuntabilitas.
- Tiga Kompas: Explainability (bisa menjelaskan alasannya), Reliability (terverifikasi sumber valid), dan Ethics (penggunaan yang adil dan jujur).
C. Prinsip AI-Assisted vs AI-Generated:
1. AI-Assisted: AI hanya membantu proses (membuat outline, merapikan bahasa), tetapi manusia yang mengevaluasi, menulis, dan memverifikasi. Ini sangat didorong.
2. AI-Generated: Menyerahkan karya secara utuh kepada AI tanpa pemahaman. Ini melanggar integritas akademik.
3. Prinsip utama: Human-in-the-loop — manusia tetap menjadi penentu dan pemegang keputusan akhir.
D. Kompetensi NextGen Unila & Komitmen Akademik:
- Mahasiswa Unila NextGen harus menguasai prompt engineering, literasi data, pemahaman cara kerja model, serta etika privasi.
- 5 Pertanyaan Sebelum Submit: Pastikan tujuan penggunaan sah, hasil telah diverifikasi, sumber asli dikutip, data sensitif aman, dan siap bertanggung jawab penuh atas isi karya.
Day 2: PPKMB Universitas Lampung (12 Agustus 2026)
Materi 1: Tumbuh Bersama di Kota Kampus
Pemateri: Desti Mega Putri, SP, MT
Perubahan Peran
A. Kehidupan kampus menuntut tanggung jawab mandiri atas jadwal, tugas, dan kehadiran.
B. Tidak ada lagi yang menegur atau mengingatkan tenggat seperti di sekolah.
Ruang Eksplorasi Kampus
A. Fasilitas, laboratorium, perpustakaan, organisasi, dan lomba hanya berguna bagi yang aktif mencari.
B. Pengalaman lulusan ditentukan oleh keaktifan mengeksplorasi kampus, bukan sekadar kecerdasan.
Materi 2: Strategi Belajar di Perguruan Tinggi
Pemateri: Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T.
Tiga Pilar Keseimbangan
A. AKADEMIK: Mengelola tugas, IPK, dan pemahaman materi.
B. SOSIAL & ORGANISASI: Membangun relasi dan mengasah kemampuan berorganisasi.
C. KESEHATAN MENTAL: Menjaga emosional agar tidak mengalami kejenuhan (burnout).
Dukungan Kampus di Unila
A. PUSAT KONSELING UNILA: Layanan profesional untuk kesejahteraan mental mahasiswa.
B. DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK (PA): Wajib ditemui minimal 3 kali per semester untuk arahan studi.
C. TEMAN SEPERJUANGAN: Lingkungan pertemanan yang saling peduli dan mendukung.
Materi 3: Connect & Impact -Organisasi, Prestasi, dan Mental Health
Pemateri: Prof. Dr. Sunyono, M.Si. Sosialisasi Beasiswa: drh. Madi Hartono, M.P.
Organisasi Kampus
A. Wadah belajar kepemimpinan dan komunikasi (BEM, DPM, UKM, HMJ).
B. Pilih organisasi sesuai minat pribadi. bukan sekadar ikut-ikutan.
Jalur Prestasi & Konversi SKS
A. Prestasi meliputi PKM, karya ilmiah. lomba seni/olahraga, hingga pertukaran mahasiswa.
B. Langkah sukses: temukan minat, cari mentor, belajar dari kegagalan, dan segera mulai.
C. Prestasi nasional/PIMNAS dapat dikonversi menjadi SKS via s.id/BukuRubrik25.
Kesehatan Mental
A. Tekanan utama: culture shock, beban akademik, FOMO, dan hidup mandiri.
B. Penawar: utamakan self-care, tetapkan batasan (set boundaries), dan pahami sinyal burnout.
Informasi Beasiswa Unila
A. Syarat utama: kendala ekonomi, berprestasi, tidak bersanksi, dan tidak double beasiswa.
B. Pemerintah: KIP-Kuliah dan Afirmasi 3T.
C. BSI Scholarship: Bantuan UKT Rp3.000.000/semester bagi yang tidak lolos KIP-K.
D. Beasiswa Lain: Bank Indonesia (Rp1 juta/bln), BAZNAS (maks. Rp4 juta/sem), Yayasan Kasih A&A Rachmat, Yayasan Salim, KSE, Djarum, dan APJS Pusri.
Materi 4: PPK-PT & P4GN
Pemateri: Prof. Dr. Novita Tresiana, S.Sos., M.Si.
Pengertian & Sasaran P4GN
A. Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika.
B. Menjaga seluruh pimpinan, dosen, mahasiswa, dan staf demi kampus yang sehat dan bersih narkoba. Layanan & Mekanisme Pengaduan
A. Menyediakan 7 layanan mulai dari edukasi, deteksi dini, konseling, hingga
pemulihan.
B. Alur pengaduan: Pelaporan → Pemeriksaan Awal → Konseling & Pemulihan.
C. Melaporkan teman yang terjerat bertujuan untuk menyelamatkan dan memulihkan, bukan menghukum.
Materi 5: Sosialisasi Fasilitas Kesehatan Tingkat I Unila
Pemateri: dr. Novita Dwiswara Putri dan tim
Profil Klinik Unila
A. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di kampus yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.
B. Didukung dokter umum/gigi, perawat, apoteker, analis laboratorium, bidan, dan ambulans.
Layanan Poli Utama
A. POLI UMUM: Pengobatan, bedah minor, EKG, nebulizer, dan surat sehat.
B. POLI GIGI: Penambalan, pencabutan, scaling, dan perawatan gigi.
C. POLI KIA: Pemeriksaan kehamilan, KB, dan konseling kesehatan reproduksi.
D. LABORATORIUM & FARMASI: Tes darah, gula darah, kolesterol, asam urat, urin, serta obat-obatan.
Layanan Khusus Mahasiswa
A. Pemindahan BPJS Kesehatan dari daerah asal ke Klinik Unila dapat dilakukan secara online.
B. Menyediakan tes kesehatan maba, tes buta warna, tes bebas narkoba, serta tim medis kegiatan kampus.
Day 3: PKKMB - Fakultas Pertanian (13 Agustus 2026)
Materi 1: Pembelajaran di Perguruan Tinggi & Plagiarisme
Pemateri: Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P.
Jejak Digital & Etika Informasi
- Bijak bermedia sosial, gunakan bahasa santun, dan hindari hoaks.
- Tangkapan layar bersifat permanen; pastikan hanya mengunggah hal yang siap dipertanggungjawabkan.
Integritas Akademik & Kejujuran Ilmiah
- Dilarang keras melakukan plagiat, fabrikasi, falsifikasi (mengubah data hasil pengamatan), dan kecurangan ujian.
- Tanaman mati atau hasil di luar hipotesis adalah data sah yang wajib dicatat apa adanya, bukan kegagalan.
Sanksi Pelanggaran
- 5 larangan utama: gangguan pendidikan, politik praktis, pelanggaran integritas, kecurangan ujian, dan perundungan.
- Sanksi berjenjang dari ringan (teguran), sedang (skorsing/E), hingga berat (DO/pencabutan ijazah).
Materi 2: Sistem Perkuliahan dan Pembimbingan Akademik
Pemateri: Prof. Dr. Ir. Purnomo, M.S.
Beban Studi & SKS
- Beban Sarjana: 144 SKS dalam 8 semester (1 SKS = 45 jam/semester).
- Khusus praktikum lahan/laboratorium: 1 SKS memerlukan waktu 170 menit per minggu.
Aturan Beban SKS Berdasarkan IP
- IP ≥ 3,00: Maksimal 24 SKS
- IP 2,502,99: Maksimal 21 SKS
- IP 2,002,49: Maksimal 18 SKS
- IP 1,50-1,99: Maksimal 15 SKS
- IP ≤ 1,49: Maksimal 12 SKS
- Semester 1 & 2 dibatasi maksimal 20 SKS.
Penilaian & Evaluasi Kelulusan
- Nilai E wajib diulang; Nilai D, C, C+ boleh diulang untuk perbaikan.
- Evaluasi kelulusan: Semester 4 (min. 40 SKS, IPK ≥ 2,00), Semester 8 (min. 80 SKS, IPK ≥ 2,00), dan Semester 12 (lulus seluruh SKS).
- Tidak bayar UKT/krs selama 2 semester berturut-turut otomatis dianggap putus studi (DO).
Materi 3: Tata Krama dan Norma Kehidupan Kampus
Pemateri: Prof. Dr. Ir. Purnomo, M.S.
Etika Berpakaian & Berbicara
1. Kuliah: Pakaian rapi, bersopan, berkerah; dilarang memakai kaus tanpa kerah atau sandal jepit.
2. Lapangan/Lahan: Wajib memakai sepatu tertutup, celana panjang, dan topi demi keselamatan kerja.
3. Berkomunikasi santun, tegas tanpa merendahkan, serta menghormati seluruh civitas akademika dan staf kampus.
Etika Menghubungi Dosen
- Waktu: Hari dan jam kerja (Senin-Jumat, 08.00-16.00 WIB).
- Format pesan: Salam - Identitas (Nama, NPM, Prodi) - Maksud ringkas - Ucapan terima kasih.
- Gunakan Bahasa Indonesia baku tanpa singkatan santai (misal: yg, jg, dmn, ass) dan tunggu tanggapan minimal 1x24 jam.
Etika Lahan & Nama Baik Almamater
1. Minta izin sebelum masuk lahan/petak orang lain dan jangan mengambil sampel tanpa hak.
2. Jaga nama baik Unila, terutama saat KKN dan berinteraksi langsung dengan masyarakat/petani di lapangan.
Day 4: PKKMB - Fakultas Pertanian (14 Agustus 2026)
A. Transformasi Pola Belajar di Perguruan Tinggi
• Esensi Pembelajaran: Menatap perguruan tinggi bukan sekadar untuk menghafal, melainkan melatih kemampuan menganalisis, mengevaluasi, hingga menciptakan inovasi baru (puncak Taksonomi Bloom).
• Profil Gen Z: Memiliki keunggulan dalam literasi digital, adopsi AI, dan akses informasi global. Namun, rentan terhadap kedangkalan pemahaman akibat kebiasaan mengonsumsi konten singkat.
• Tantangan & Solusi: Menghadapi infobesity (banjir informasi), distraksi digital, dan Dunning-Kruger Effect. Solusinya adalah manajemen waktu yang ketat serta kemampuan memfilter informasi secara selektif.
B. Kode Etik dan Peraturan Kampus
• Urgensi Etika: Menjaga integritas diri dan lembaga, membentuk karakter profesional, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
• Pelanggaran Akademik: Plagiarisme, kecurangan saat ujian, manipulasi data penelitian, serta penyalahgunaan AI/teknologi.
• Pelanggaran Non-Akademik: Titip presensi, kehadiran di bawah batas minimum (kuliah min. 80%, praktikum 100%), penyalahgunaan fasilitas kampus, judi online, narkoba, hingga penyebaran konten negatif di media sosial.
• Sanksi: Setiap bentuk pelanggaran akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari penalti akademik hingga proses hukum.
• Etika Berpakaian & Penampilan: Berpakaian rapi, sopan, dan menutup aurat (dilarang menggunakan kaos oblong, celana pendek, atau pakaian ketat/transparan). Wajib bersepatu untuk agenda formal. Rambut mahasiswa laki-laki harus tertata rapi, dan riasan wajah tidak berlebihan.
C. Etika Komunikasi Digital
• Tata Cara Menghubungi Dosen: Perhatikan jam kerja, awali dengan salam, cantumkan identitas lengkap (Nama & NPM), sampaikan maksud dengan singkat dan jelas, serta tutup dengan ucapan terima kasih.
• Etika Kuliah Online: Wajib mengaktifkan kamera (on-cam), mematikan mikrofon (mute) saat tidak berbicara untuk menghindari kegaduhan, serta tetap fokus dan responsif selama sesi berlangsung.
C. Pilar "Kampus Berdampak"
• Akademik & Intelek: Gemar membaca, aktif berdiskusi literatur, dan terbuka terhadap ide-ide baru.
• Kritis & Inovatif: Menganalisis masalah berdasarkan data empiris serta mampu menciptakan solusi/startup berbasis riset.
• Teknologi & Lingkungan: Memaksimalkan penggunaan e-learning/software analisis data serta konsisten menjaga kebersihan fasilitas kampus.
D. Prospek Karir Lulusan Agribisnis
• Cakupan Keilmuan: Mengintegrasikan ilmu pertanian, manajemen, dan ekonomi bisnis dari rantai hulu hingga hilir.
• Peluang Kerja: Perusahaan multinasional, sektor perbankan, instansi pemerintah (Kementerian Pertanian, BPN, program Food Estate), hingga startup agritech dan industri kreatif.
• Serapan Kerja: Data tracer study menunjukkan 62,9% lulusan Agribisnis berhasil memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah lulus.
E. Pengenalan Pimpinan Jurusan Agribisnis
Memperkenalkan tiga dosen kunci:
Dr. Teguh Endaryanto, S.P., M.Si. (Ketua Jurusan Agribisnis, bidang Pengembangan Wilayah Pedesaan).
Dr. Novi Rosanti, S.P., M.E.P. (Koordinator Prodi S1 Agribisnis, bidang Ekonomi Kelembagaan).
Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. (Guru Besar dan Ketua Lab Analisis Agribisnis, bidang Ekonomi Pertanian).
E. Profil Dosen Jurusan Agribisnis FP Unila
Materi ini menampilkan 18 profil dosen pengajar di Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Berikut rinciannya:
1. Guru Besar (Profesor)
Prof. Dr. Erlina Rufaidah, M.Si. (Bidang Ekonomi Pertanian).
Prof. Dr. Ir. Wuryaningsih Dwi Sayekti, M.S. (Ketua TPMPS S1 Agribisnis, Bidang Manajemen Ketahanan Pangan).
Prof. Dr. Ir. Zainal Abidin, M.E.S. (Bidang Ekonomi Sumberdaya Alam dan Pertanian Berkelanjutan).
Prof. Dr. Ir. Ktut Murniati, M.T.A. (Ketua TPMPS S2 Agribisnis, Bidang Ekonomi Produksi Tanaman Pangan).
Prof. Dr. Ir. M. Irfan Affandi, M.Si. (Koordinator Prodi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Bidang Ekonomi Regional).
2. Dosen dengan Jabatan Fungsional Lektor Kepala (IVc)
Dr. Ir. Dyah Aring Hepiana Lestari, M.Si. (Bidang Sistem Agribisnis).
Dr. Ir. Fembriarti Erry Prasmatiwi, M.P. (Bidang Ekonomi Produksi Pertanian).
Dr. Maya Riantini, S.P., M.Si. (Bidang Ekonomi Rumah Tangga).
Dr. Ir. Dwi Haryono, M.S. (Koordinator Prodi Magister Agribisnis PP Unila, Bidang Ilmu Usahatani).
3. Dosen dengan Jabatan Fungsional Lektor (IIIc/d) & Dosen Lainnya
Ir. Adila Nugraha, M.S. (Bidang Pembiayaan Perusahaan Pertanian).
Ir. Suryaty Situmorang, M.Si. (Bidang Tataniaga Pertanian).
Ir. Rabiatul Adawiyah, M.Si. (Ketua Lab Manajemen Usaha dan Sumberdaya Keluarga, Bidang Gizi dan Pangan).
Ir. Eka Kasymir, M.Si. (Dosen Pembina Himaseperta, Bidang Ekonomi Internasional).
Lina Marlina, S.P., M.Si. (Bidang Pembangunan Pertanian).
Dr. Ani Suryani, S.P., M.Sc. (Bidang Manajemen Keuangan).
Firdasari, S.P., M.E.P., Ph.D. (Bidang Kebijakan Pertanian).
Dian Rahmalia, S.P., M.Si. (Kepala Pusat Audit Mutu LPMPP, Bidang Manajemen Logistik dan Pemasaran).
Dewi Mulla Sari, S.P., M.Si. (Dosen Pembina UKMF FOSI FP, Bidang Ekonomi Produksi Pertanian).
4. Dosen dengan Keahlian Kelembagaan & Manajemen
Amanda Putra Seta, S.P., M.P. (Dosen Pendamping Himaseperta, Bidang Kelembagaan Agribisnis). Latar belakang S1 & S2 dari Unila.
I Rani Mellya Sari, S.P., M.Si. (Bidang Manajemen Produksi Operasi). Latar belakang S1 Unila, S2 IPB.
Tyas Sekartiar Syafani, S.P., M.Si. (Dosen Pendamping Himaseperta, Bidang Agribisnis). Latar belakang S1 & S2 dari Unila.
5. Dosen yang Sedang Mengambil Studi Lanjut (S3)
Kategori khusus untuk dosen yang sedang menyelesaikan pendidikan doktoral:
Lidya Sari Mas Indah, S.P., M.Si. (Bidang Ekonomi Kesejahteraan). S1 & S2 Unila.
Yuliana Saleh, S.P., M.Si. (Dosen Pembina Himaseperta, Bidang Manajemen Agribisnis). S1 & S2 Unila.
6. Dosen Keahlian Penyuluhan & Komunikasi Pertanian (Kelompok Besar)
Prof. Dr. Ir. Kordiyana K. Rangga, M.S. (Guru Besar, Ketua Lab Penyuluhan, Bidang Pemberdayaan Masyarakat).
Dr. Ir. Sumaryo, M.Si. (Lektor Kepala, Koordinator Prodi S2 Penyuluhan Pertanian).
Dr. Ir. Dame Trully Gultom, M.S. (Lektor Kepala, Bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian).
Dr. Helvi Yanfika, S.P., M.E.P. (Lektor Kepala, Bidang Penyuluhan Pembangunan).
Ir. Indah Nurmayasari, M.Sc. (Ketua TPMPS Prodi Penyuluhan Pertanian, Bidang Sosiologi Pedesaan). S2 dari University of Wisconsin, USA.
Dr. Yuniar Aviati Syarief, S.P., M.T.A. (Sekretaris Jurusan Agribisnis, Bidang Pemberdayaan Masyarakat).
M. Ibnu, S.P., M.M., M.Sc., Ph.D. (Koordinator Prodi Magister Penyuluhan, Bidang Agribisnis & Ekonomi SDA). Memiliki latar belakang pendidikan internasional (Wageningen & Maastricht University, Belanda).
Dr. Serly Silviyanti, S.P., M.Si. (Bidang Komunikasi Pembangunan).
Sahrul Ari Irawan, S.P., M.P. (Bidang Penyuluhan & Komunikasi Pertanian). Dosen muda (lulus S2 Unila 2024).
Rokhma Yeni, S.P., M.P. (Bidang Penyuluhan & Komunikasi Pertanian). S1 & S2 Unila.
Yuli Safitri, S.P., M.P. (Bidang Penyuluhan & Komunikasi Pertanian). S1 & S2 Unila.
7. Tenaga Kependidikan (Staf Administrasi & Kebersihan)
Turut diperkenalkan staf pendukung non-dosen yang berperan penting di jurusan:
Iin Kuntari, A.Md. (Staff Administrasi, lulusan D3 Perpustakaan Unila).
Lucky Lindu Antika, S.P. (Staff Administrasi, lulusan S1 Penyuluhan Pertanian Agribisnis Unila).
Bukhori (Office Boy dan Penjaga Gedung N Lantai 2).
M. Giwantoro (Office Boy dan Penjaga Gedung N Lantai 1).
Sistem Pembelajaran & Beban Studi
Sistem Kredit Semester (SKS): Mahasiswa menentukan sendiri beban belajar dan mata kuliah yang diambil tiap semester.
Definisi 1 SKS (Kuliah/Tutorial): Terdiri dari 50 menit tatap muka, 60 menit tugas terstruktur, dan 60 menit belajar mandiri per minggu.
Definisi 1 SKS (Praktikum): Setara dengan 170 menit per minggu.
Total Beban: Minimal 144 SKS untuk menyelesaikan program sarjana (direncanakan 8 semester).
Aturan Pengambilan SKS:
Semester 1 & 2 maksimal 20 SKS.
Semester 3 dst. maksimal 24 SKS.
Mulai Semester 3, jumlah SKS ditentukan oleh Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya (Misal: IP ≥ 3,00 boleh ambil 24 SKS; IP ≤ 1,49 hanya boleh ambil 12 SKS).
Visi, Misi, & Capaian Pembelajaran Prodi Agribisnis
Visi: Menjadi program studi berstandar internasional yang unggul dalam mengembangkan ilmu agribisnis berkelanjutan berbasis potensi daerah.
Misi: (1) Pendidikan adaptif dan inovatif; (2) Penelitian inovatif; (3) Pengabdian masyarakat aplikatif; (4) Jejaring kerjasama dengan akademisi, bisnis, dan pemerintah.
Profil Lulusan: Manajer Agribisnis, Pengusaha Agribisnis, Analis Agribisnis, dan Fasilitator Agribisnis.
Capaian Pembelajaran (CPL): Mahasiswa diarahkan untuk memiliki sikap bertakwa, kemampuan analisis teoritis, literasi teknologi, serta kemampuan berpikir kritis, komunikatif, dan berintegritas.
Sebaran Mata Kuliah (Kurikulum)
Semester 1: MK Wajib (20 SKS) - Pancasila, Agama, Bahasa Inggris, Pengantar Ilmu Pertanian, Dasar Manajemen, Matematika Ekonomi, dll.
Semester 2: MK Wajib (20 SKS) - Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Biologi, Fisika/Kimia, Statistik Dasar, Ekonomi Mikro, English for Agribisnis, dll.
Semester 3: MK Wajib (24 SKS) - Kewirausahaan, Akuntansi Dasar, Ekonomi Makro, Teknologi Informasi, Mekanisasi Pertanian, dll.
Semester 5: MK Wajib (18 SKS) + MK Pilihan (0-6 SKS) - Sistem Pertanian Berkelanjutan, Manajemen Agribisnis, Ekonomi SDA, Metode Penelitian, dll.
Semester 6, 7, 8: Fokus pada MBKM, Praktik Umum, Seminar, dan Skripsi (4 SKS).
Mata Kuliah Pilihan: Tersedia berbagai peminatan seperti Risiko Agribisnis, Manajemen Pemasaran, Digital Marketing, Ekonomi Manajerial, dll. (Mengarah pada kompetensi Asisten Manajer Produksi, Pemasaran, SDM, atau Keuangan).
Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)
MBKM bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar prodi dan kampus. Tersedia 5 jalur utama (masing-masing minimal wajib mengambil ≥ 20 SKS):
Magang: Praktik Umum + MK Pilihan + Enrichment Courses (soft skills).
Kewirausahaan: Praktik Agribisnis + MK Pilihan (Digital Marketing, Perilaku Konsumen, dll).
Membangun Desa (KKN): Kuliah Kerja Nyata + MK Pilihan (Pengembangan Masyarakat, Ekonomi Kelembagaan, dll).
Pertukaran Mahasiswa: Mengambil mata kuliah di luar prodi sesuai kurikulum.
Enrichment Courses (Soft Skills): Mata kuliah wajib diambil dalam program MBKM, mencakup Komunikasi Tim, Kepemimpinan, Empati, Pengambilan Keputusan, Berpikir Kritis, Inovasi, Etika Profesi, Literasi Finansial, dll (masing-masing 2 SKS).
Program Kerja Organisasi Mahasiswa (HIMASEPERTA)
Kegiatan kemahasiswaan dibagi menjadi 3 bidang utama:
Bidang 1 (Pengembangan Akademik & Profesi):
English Competition (SEC) yang mencakup Cabaret, Storytelling, dan Speech untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris dan kreativitas.
Publikasi AgriInsight (majalah/magazine).
Bidang 2 (Pengkaderan & Pengabdian Masyarakat):
Ramadhan in Action: Kunjungan panti asuhan, pembagian takjil, serta penumbuhan empati sosial.
LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan).
SUONE (Sunday One - kegiatan kebersamaan).
SOV (Sosek On Vacation - kegiatan sosial/akademik di luar kampus).
PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) dan Donor Darah.
Bidang 3: (Pengembangan Minat Bakat & Kreativitas):
SOC (Sosek On Champions): Wadah untuk meningkatkan sportivitas dan kebersamaan. Meliputi pertandingan olahraga (Futsal, Badminton), E-Sport antar angkatan, dan perlombaan bakat.
Kegiatan Seni, Apresiasi, dan Olahraga
AICON (Agribusiness Iconic Night): Acara malam puncak atau malam apresiasi bagi mahasiswa Agribisnis.
SPECTA (Show Performance & Celebration of Himaseperta): Acara pertunjukan dan perayaan bersama untuk mempererat solidaritas anggota himpunan.
Kegiatan Rutin Olahraga dan Kesenian: Program rutin untuk menyalurkan bakat dan menjaga kebugaran fisik mahasiswa.
Bidang 4: Kewirausahaan (Entrepreneurship)
Bidang ini berfokus pada pengembangan jiwa bisnis dan kemandirian finansial mahasiswa melalui program nyata:
Bazaar: Kegiatan penjualan produk (makanan, minuman, kerajinan) yang dilaksanakan secara berkelompok dalam suatu acara. Tujuannya untuk menggali dana organisasi, melatih keterampilan wirausaha, serta mengasah kemampuan perencanaan, produksi, promosi, dan kreativitas menciptakan produk.
Sosek Mart: Unit usaha nyata himpunan yang beroperasi sebagai toko kelontong/kantin mini untuk melayani kebutuhan mahasiswa sekaligus menjadi sarana belajar bisnis.
Sosek Aksesoris: Program bisnis yang bergerak di bidang penjualan merchandise. Contoh nyatanya adalah membuka Open Pre-Order (PO) Merchandise khusus untuk mahasiswa baru, seperti kaos, aksesoris, dan atribut kampus lainnya
Subscribe newsletter
Dapat email setiap kali Diva Aiza Pitri publish post baru. Tanpa spam, unsubscribe kapan saja.
Privacy: email kamu cuma dipakai untuk kirim post baru dari blog ini. Tidak di-share, tidak di-jual.
Komentar (0)
Memuat komentar…
Artikel Terkait dari DIVA AIZA PITRI
bbshsh
Topik Serupa
Bacaan Lain di Blog Unila
Tulisan terkait dari penulis lain — kurasi otomatis berdasarkan kategori & tag.